Buu
Buu
Hari ini aku marenung, merenung tentang masa depan yang harus aku lalui sampai-sampai aku lupa bahwa ada hari ini yang harus aku nikmati.
Hari ini aku marenung, merenung tentang masa depan yang harus aku lalui sampai-sampai aku lupa bahwa ada hari ini yang harus aku nikmati.
Buu
Pikiran ku melesat jauh tanpa ampun
Meninggalkan raga yang sedang asik duduk di kursi ruang tamu.
Buu
Aku masih saja memikirkan hari di masa depan, dan membayangkan ketakutan-ketakutan yang aku buat sendiri.
Buu
kalau saja aku tau menjadi dewasa seperti ini, aku ingin menjadi anak kecil saja yang selalu didekatmu. Yang tidak pernah berpikir apapun selain bermain dengan anak tetangga dan menolak untuk tidur siang.
Buu
kalau saja aku tau menjadi dewasa seperti ini, aku ingin menjadi anak kecil saja yang selalu didekatmu. Yang tidak pernah berpikir apapun selain bermain dengan anak tetangga dan menolak untuk tidur siang.
Buu
Kenapa tidak kamu ceritakan bahwa menjadi dewasa sebegitu menyebalkan, apakah dalam pikiranmu aku akan paham makna dewasa dengan sendirinya. Menjadi dewasa membuat ku terus berpikir buu, tindakan apalagi yang harus ku lakukan setelah ini. Apakah tindakan yang ku lakukan hari ini akan menjadi bunga mekar yang indah di lain waktu dan menjadi hal baik untuk orang lain.
Buu
Banyak hal yang belum aku pahami di dunia ini, sampai aku harus meraba dengan hati-hati. Aku selalu meminta doa padamu hingga kamu mungkin merasa bosan dengan permintaan ku yang itu-itu saja
"tolong doakan, dan ridhoi aku bu."
Kamu yang selalu tersenyum mendengar ucapanku dan menjawab:
"semua yang kamu lakukan tidak pernah lepas dari doa dan ridho."
Buu
Tapi aku sering merasa ragu, jikalau aku melangkah terlalu jauh aku akan jauh darimu dan lupa melihat keadaanmu.
Buu
Katamu kalau aku ingin sesuatu aku harus berusaha, tetapi aku sering merasa usahaku sudah memuncak namun hasilku masih berada di bawah. Buu apakah ini perasaan yang harus aku hilangkan dan mencoba menerima keadaan bahwa di dunia akan ada timbal balik dari segala hal.
Buu
apakah anganku yang telalu tinggi hingga aku mudah sekali merasa jatuh karena banyak hal.
Buu
Aku sering mengeluh tidak bisa tetapi kamu selalu punya mantra ampuh untuk membuatku tetap mau berusaha.
Buu
Aku masih meraba dunia
Buu
Kini aku mulai memahami dibalik semua kata-katamu. Agar selalu berhati-hati dalam segala hal apalagi urusan perasaan.
Buu
Sikapmu membuatku belajar bahwa kita akan tetap hidup seburuk apapun keadaan saat ini. Selalu ada celah untuk rasa syukur.
Buu
Temani aku yang sedang belajar berjalan ini, dan ceritakan tentang masa muda mu dulu, yang tanpa disadari sama dengan apa yang aku alami kini.
Buu
Doamu adalah penguat yang membuatku tetap hidup hingga saat ini.
Temani aku yang sedang belajar berjalan ini, dan ceritakan tentang masa muda mu dulu, yang tanpa disadari sama dengan apa yang aku alami kini.
Buu
Doamu adalah penguat yang membuatku tetap hidup hingga saat ini.
Buuukk ❤️
BalasHapus♥
HapusSukaaaak
BalasHapus♥
Hapus