hidup realistis
hidup itu hanya perlu dijalani, perkara susah, senang, sedih, menangis, dan lain sebagainya, orang lain juga merasakan yang sama. bukan berarti kamu tidak boleh mengeluhkan tentang hidup. boleh boleh saja, tidak ada undang-undang yang melarang akan keluh kesah manusia dan pada akhirnya kita akan banyak dihadapkan dengan banyak pilihan, banyak tantangan, banyak realita-realita kehidupan yang unjuk gigi di fase dewasa. harus bekerja, harus memaklumi, harus menerima, harus belajar, dan banyak keharusan lain yang kamu hanya punya pilihan, mau menjalani atau tidak. keputusanmu untuk tetap tidur dipagi hari pun dunia tidak akan peduli, ia akan tetap berjalan dengan semestinya, dari subuh ke pagi, pagi ke siang, siang ke sore, sore ke malam dan dengan perputaran yang sama. manusia banyak hidup dalam pikirannya sendiri, mengatur bagaimana cara kerja Tuhan dengan keinginan yang menurutnya cukup layak untuk didapatkan dengan cara yang cepat, tetapi balik lagi bahwa kita cuma manusia yang ha...