Catatan 1

klise//

kita yang sedang jatuh cinta
kini dan sampai akhir nanti
berdoa dan meminta
menerima bukan memaksa

jika tentangmu masih menjadi candu
bolehkah kita bertemu untuk bersulang rindu
diri sudah menggebu
namun waktu sulit untuk kita ramu

dirimu menyelinap dibalik mataku
menyelinap ditiap kedip mata 
menyelinap diantara dua buah mata
menyelinap dibalik bayang semu

mengendap endap seolah tak ingin tertuju
tentu tak bisa sayangku
langkahmu yang lirih saja kukenali
apalagi yang lainnya

biar//

biarkan daun daun itu jatuh
dan biarkan aku jatuh pula, dipelukanmu
mendekap erat segala kasih sayangmu
jika jatuh cinta denganmu begitu klise, aku tak masalah

biarkan aku jatuh cinta padamu
biarkan setiap waktu
setiap menit
setiap detik

biarkan aku merasa pada yang semestinya
cakap manis kala pagi
cakap manis kala malam
biarkan itu tetap terjalin, manis

jika dunia berhenti
pastikan aku didekatmu
biar aku didekatmu
sejak saat itu dan hingga nanti.

kepada//

kepada fajar hingga senja
kepada langit biru dan awan awan yang indah
kepada embus angin yang sejuk
kepadamu pula kutitipan banyak rasa

ombak dilaut begitu kuat menyapu pasir
gemercik sedu tanda kurindu padamu
batu karang yang kokoh tak bergerak
bagai tanda yang abadi

jika begitu singkat disetiap kata
kupastikan itu bukan tentangmu
jika tak habis bait yang tertulis
kupastikan itu rasaku untukmu

diantara//

diantara sebab sebab jatuh cinta
padamu kusalahkan dari segala rasa
bentuk sederhana
kata yang kadangkala rumit kupahami

namun entah darimana datangnya 
menerima dengan lapang dada adalah biasa
tidak memaksa
tetapi menerima

dari segala macam bentuk jatuh cinta
jatuh cinta padamu adalah pilihan
diantara bait bait yang kubaca terbata bata
namamu selalu bisa kubaca dengan tenang

diantara banyak waktu
denganmu yang selalu kutunggu
duduk manis
menikmati setiap bincang manis kita berdua

simpuh//

dari segala doa yang dilangitkan
namamu ikut serta bersama jajaran doa lainnya
dari setiap sujud yang membumi
namamu ikut serta kubisikan pada bumi

ku kira kira dalam setiap renung
kudapati dirimu duduk bersimpuh
memintal doa
lirih dan tenang

Komentar

Postingan Populer