Dua Manusia
Dari setiap rumah yang aku singgahi, hanya kamu yang menjadi rumah paling ramah. Tiangnya kuat barangkali terbuat dari kasih sayangmu
Ruangnya nyaman, barangkali dikelilingi penuh kasihmu
Pertanyaan mengapa, tidak perlu kamu jawab karena.
Karena aku tak mau mendengar
Sudah cukup ada kamu
Sudah cukup melihat gurat senyummu
Masih banyak jalan yang harus aku jajahi
Mau kah menemaniku?
Genggam tangan ku tetapi jangan terlalu erat, cukup untuk aku merasa bahwa kamu selalu ada, cukup kamu tidak yang lain.
Di depan ada batu besar, kalau kita singkirkan bersama. Barangkali akan terasa mudah walaupun kenyataannya tidak.
Di depan akan batu yang siap menjatuhkan rasaku, tetapi itu tidak akan mungkin terjadi. Karena dengan genggammu aku akan tetap aman sampai akhir perjalanan.
Burung merpati yang katanya setia pun
Pasti akan iri dengki
Tapi aku tidak peduli
Komentar
Posting Komentar