Renung lagi

Bicara tentang mimpi, kalau ngomongin mimpi nggak akan ada habisnya. Setiap manusia pasti punya mimpinya masing-masing dan dengan pencapaian masing-masing. Berjalannya waktu mulai menghargai apa itu proses, menelan ketakutan, menerima kenyataan, membangun semangat lagi, merasa jatuh lagi, merasa apa yang dilakukan belum ada yang membuat tersenyum dengan ikhlas. 

Ketakutan dan sebuah impian menjadi dua hal yang tidak pernah berjauhan, selalu beriringan dan seolah tak pernah terpisahkan, ketakutan kalau gagal, ketakutan kalau apa yang dilakukan tidak di senangi orang lain. Padahal kalau mau bodo amat sedikit dengan sekitar semuanya akan tetap berjalan dengan baik (mungkin) lebih baik. Keraguan pun menjadi momok yang selalu menjadi tameng yang seolah selalu mengikuti, sudah di persiapkan sedemikian rupa namun ada setitik ragu yang tiba-tiba datang tanpa permisi merusak segala hal yang telah di rencanakan. 

Aku pun, mimpi untuk menjadi penulis sudah terwujud. Tetapi belum merasa puas, entah apa yang membuatku merasa belum puas, mungkin karena belum bisa memberikan hasil yang bisa menghidupi diri sendiri dan memberikan kebahagiaan untuk orang terdekat. Karya sebaik apapun kalau orang terdekat belum mengakuinya sebagai hal yang keren, atau membuat mereka bangga, aku merasa semua belum berarti apa-apa. Belum bisa merasa menjadi apa-apa, itulah sulitnya menghargai diri sendiri yang sampai saat ini masih ku pelajari. 

Tentang mimpi lagi, semoga akan terwujud suatu saat nanti, entah cepat entah lambat yang terpenting itu tetap terwujud dengan hasil yang memuaskan dan memberi kesan bahwa inilah perjalanan yang sesungguhnya, mulai memaknai bahwa proses memang sangatlah panjang, perlu belajar lagi, perlu senang sedih, lika liku terlebih dahulu, perenungan, pematangan dan akhirnya dapat menyajikan karya yang bisa dinikmati dengan rasa senang dan nyaman. 

Semoga perjalanan akan tetap panjang, akan selalu ku tulis dan ku ingat bahwa di dunia ini tentang berjalan dan melewati berbagai hal. Banyak rintangan, banyak pikiran yang menghantui dan bergelayut di kepala. 

Suatu saat nanti, tulisan ini menjadi saksi bahwa tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini, mimpi akan menjadi nyata kala mau bangun dari tidur, nikmati dahulu segala rasa yang datang, telan dulu ketakutan hingga lahir sebuah keberanian. Tetap berjalan seperti manusia lainnya dan percaya semua akan datang disaat waktu yang telah di tentukan. 

Waktu dan segala usaha yang akan menjawab segala pertanyaan dikepala masing masing. 

Komentar

Postingan Populer