Catatan 2

Saya tidak perlu validasi orang lain bahwa saya keren, hebat, dan lain sebagainya. saya hanya perlu menghargai diri sendiri dan peduli akan orang lain sebatas kemampuan saya. 

Saya bisa berbuat baik tanpa diminta, namun saya bisa diam saja ketika orang lain memaksa. karena apapun yang saya lakukan tidak atas paksaan orang lain, saya paham akan peraturan dan kewajiban jadi tidak perlu mengatur dengan cara apapun. 

Jika orang lain berkata buruk tentang saya, maka itu bukan urusan saya. karena saya tidak ada kendali akan orang lain, yang bisa saya kendalikan adalah diri sendiri agar tetap tenang dalam situasi apapun. orang lain berhak berkata apapun karena itu adalah opininya, apapun yang keluar dari mulut orang lain adalah hasil akan pikirannnya sendiri. 

Manusia bisa berubah, kapan saja. bahkan beberapa detik setelah ia mengucapkan kata tidak untuk suatu tawaran. jadi jangan berekspektasi lebih akan manusia, manusia itu pandai memanipulasi dan bercitra, jadi pandai-pandailah akan melihat sesuatu. 

Jika dia berbohong, itu urusannya. bukan urusan saya. anggap saja apa yang ia katakan adalah benar. karena jika ia berbohong berarti sama saja ia sudah berbuat jahat akan dirinya sendiri. 

Jangan memaksa orang lain untuk selalu sama dengan jalan pikiranmu, posisikan diri pada keadaan orang lain. bagaimana rasanya agar diri paham akan kehidupan dan keadaan. 

Tatap orang lain ketika berbicara, dan dengarkan dengan seksama apa yang dibicarakan. berikan tanggapan seperlunya. tawarkan solusi, jika ia mau, maka berikan solusinya. jika tidak, cukup dengarkan saja, karena manusia terkadang hanya ingin didengarkan saja. dan perlu diingat kembali bahwa energi akan mengalir sesuai dengan keadaan yang kita cipta. 

Berikan kata kata jujur agar ia tau, dan paham bahwa apa yang terjadi berulang ulang adalah kesalahan yang ia buat sendiri, tidak pernah mencari solusi dan mencoba merubah keadaan menjadi lebih baik. 

Pusatkan apa yang ada di depan, kanan, kiri hanya sebagai pengingat. orang lain di dunia ini tidak terlalu peduli akan hidupmu, karena mereka juga mempunyai kehidupannya masing masing. jika ia peduli, hargai. karena ia sudah menyempatkan untuk singgah di kehidupanmu. perlu diingat kembali, hanya singgah. jadi jangan segalanya ditumpukkan terhadap sesama manusia. kita mempunyai yang Maha Kekal yaitu Tuhan, Tuhan yang kita percayai saat ini. 

Tidak perlu memperlihatkan siapa yang paling taat, ibadah kita, kita yang jalani. keyakinan kita masing masing, hubungan manusia ya dengan manusia. hubungan manusia dengan Tuhan tidak bisa diukur dari apa yang kita lihat dengan mata. 

menjadi manusia memang berat, tetapi kita diciptakan sebuah akal untuk berpikir dengan baik. 

Malang, 13 November 2022

Komentar

Postingan Populer