Pondasi
aku akan jadi apa ya di masa depan?
pertanyaan pertanyaan yang seringkali mengelilingi kepala sebelum tidur, mengiringi hari yang kadang penat, menjadi sebuah tanda tanya besar mengenai takdir. tentang usaha mana yang harus ditempuh, hal apalagi yang harus dikorbankan perkara masa depan, waktu kah, tenaga kah, uang kah atau apalagi?
segala tentang masa yang belum ada wujudnya memang menjadi resah yang tak berkesudahan, tetapi bukankah segalanya juga perlu diusahakan? tapi sampai kapan? seperti rumah yang sedang dibangun, bukankah rumah juga perlu pondasi yang kokoh nan kuat, menata kepingan bata satu persatu, melapisi dinding, memasang kusen dan ditutup dengan genteng tanah liat. kurang lebih seperti itu, kemungkinan Tuhan, sedang menyuruh kita untuk membangun pondasi itu, memasang batu demi batu dan lain halnya. jadi jangan menjauh dari sang Maha ya, ucapku pada diri sendiri setiap hari.
Tuhan tak butuh manusia sepertimu
hambanya banyak, bukan hanya mengurusi manusia penuh ego yang tak kenal kata Tabah dan cukup akan hidup.
Komentar
Posting Komentar