Rumah Sederhana Denganmu
Bagaimana jika sampai akhir nanti perasaan tak kunjung hilang
Bagaimana jika sampai akhir nanti aku masih mengharapkan kedatangan untuk sebuah pertemuan
Bagaimana jika aku masih saja mengingat janjimu waktu lalu yang mungkin dirimu hanya ingin membuat ku tenang.
Banyak pertanyaan yang selalu aku lontarkan, namun tidak pernah ada jawaban. Karena memang pertanyaan terlontar dalam bisik kata yang kusembunyikan.
Takut untuk menanyakan langsung
Takut jika pertanyaan ku dirimu jawab dengan akhir kekecewaan.
Karena sampai saat ini dirimu belum juga kembali untuk menjemputku pulang. Pulang pada rumah yang berisi tumpukan rindu yang terpendam cukup dalam.
Apakah rumah yang ada sudah tak berisi tentangku? Apakah itu sudah terabaikan? Aku masih saja menanti, sampai pada akhirnya aku lelah. Lelah namun tak menyerah.
Banyak yang mengajak pergi untuk membuat rumah baru bahkan mungkin lebih indah, namun aku memilih tetap singgah dalam ruang sederhana yang suatu saat nanti akan kita huni bersama. Nanti, dan semoga.
Komentar
Posting Komentar