Cukup
Banyak pencarian yang berujung temu
Banyak pertemuan yang berujung sendu.
Sendu karena harus ada kata perpisahan untuk kita berdua. Perpisahan yang seharusnya tidak terjadi. Tetapi jikalau diteruskan juga tidak akan baik, ada hati yang harus di selamatkan ada diri yang harus diperjuangkan.
Barang kali temu kita waktu itu adalah temu untuk terakhir kali. Namun aku tidak pergi, hanya tidak akan bersamamu lagi, cukup beberapa waktu lalu kita bersama. Mungkin sedikit menyakitkan atau bukan sedikit tetapi banyak. Aku punya jalan, kamu punya jalan. Yang baru aku sadari jalan kita sudah tidak sejalan. Dipersimpangan jalan kita memisah. Karena sadar jika diteruskan akan menyakitkan satu sama lain. Barangkali ini keputusan sulit namun ini lebih baik daripada nanti akan berakhir pahit.
Sorot kota punya cerita kita
Jalan trotoar menjadi tempat kita dulu berkeliling menghilang kan penat.
Duduk bersama sembari menikmati roti coklat yang kita beli di samping pasar swalayan. Angin menghembus dengan lembut menyisir senyummu yang terurai indah. Dan banyak cerita yang tidak mungkin terus aku ceritakan. Barangkali itu cukup, cukup untuk kita memahami bahwa yang pernah bersama belum tentu bersatu.
Semesta senang sekali memutar segalanya, entah aku yang salah atau kamu yang mengalah, tetapi aku ucap cukup. Cukup untuk waktu yang pernah diluangkan, cukup untuk menerima segala kekurangan, cukup sampai disini dan selamat tinggal.
Sekali lagi, aku tidak pergi, aku tidak hilang, hanya kita cukup pada jalan ini. Kita punya mimpi, kita punya hal yang mungkin sekarang belum bisa diperjuangkan jika kita bersama. Tetapi aku tau, kamu akan tetap pada dirimu sendiri.
Hari-hari yang biasa dilalui bersama kini kita lalui sendiri, cukup ya.
Akan ada waktu kita bertemu kembali entah kapan, namun pasti.
Komentar
Posting Komentar