Tenang tak utuh
Malam tenang menuju pagi
suara nyanyian jangkrik menelisik ke telinga
menyanyikan alunan lagu selamat jalan untuk sebuah kenangan
Seekor kucing berbulu terang nampak pulas di ninabobokan malam
Buku-buku dongeng tertumpuk rapi disebuah lemari kaca, meninggalkan banyak tenang, dan amarah dalam barisan.
suara nyanyian jangkrik menelisik ke telinga
menyanyikan alunan lagu selamat jalan untuk sebuah kenangan
Seekor kucing berbulu terang nampak pulas di ninabobokan malam
Buku-buku dongeng tertumpuk rapi disebuah lemari kaca, meninggalkan banyak tenang, dan amarah dalam barisan.
Aku bersama kegusaran dan hati dipaksa untuk tenang, namun tak akan ada tenang dalam kegusaran hanya ada diam untuk sebuah penerimaan.
Lelah katanya
Rebahkan saja agar tenang, walaupun tak seluruhnya
Harap demi harap selalu tersimpan dan terucap di setiap tengadah tangan
Tuhan berkata nanti namun aku memaksa untuk sekarang
Tuhan mengabulkan namun hanya sebuah permainan.
Yang abadi akan datang pada saat yang tepat katanya
Pantas saja diberi hadir lalu dibuat hilang
Tuhan sedang bercanda sedang aku yang terlalu serius
Tuhan berkata semuanya sudah ada
hanya menunggu gilir untuk sebuah jawab
Menjadi hamba harus tabah katanya
Menjadi hamba harus menerima katanya
Menjadi aku beginikah ceritanya?
Tanya gadis akhir kata
Tidak ada jawaban
Semua hening
Semuanya diam
Semuanya hanya bising di kepala
Semuanya hanya huru hara yang merajalela
Doa dan raga harus berjalan bersama katanya, beriringan dan berdampingan dalam perjalanan pulang
Komentar
Posting Komentar