Gelombang

Kalaupun saat ini hanya bisa dengan angan tidak apa, aku bisa lebih lama bercengkerama denganmu. Sebelum nantinya aku bisa duduk berdua denganmu menikmati senja dijemput sang malam. 

Menikmati ia pamit perlahan, ia tidak pernah berjanji akan selalu ada, tapi ia selalu punya kejutan untuk datang tanpa aku meminta, pun kamu tidak perlu berjanji karena aku tau, kita hanya manusia, berjanji hanya punya dua kemungkinan, akan ditepati atau diingkari. Jadi, daripada aku harus bimbang menunggu dua kemungkinan itu, lebih baik ku nikmati hari-hari saat ini. 

Menikmati apa yang telah disuguhkan sang maha cinta, serta ada kamu disetiap ku selesai memandang senja, senyummu selalu bisa menyambutku dengan hangat, dan ku harap tetap begitu hingga akhir nanti.

Sekalipun kamu hendak pergi, akan ku ijinkan tetapi ku harap tetap kembali dengan alasan karena masih ada aku disini untuk tetap bahagia bersamamu. Jika nanti langit tak seindah hari ini, itu pun tidak apa. Langit selalu punya cara untuk membuatku tersenyum lagi. 

Tentang hujan yang tiba datang, ia punya pelangi indah untuk ku pandangi setelahnya, ajak aku berkeliling, mengitari belahan bumi manapun, asal bersamamu aku tak apa. tidak ada alasan apapun untuk aku menolak. Jika aku menolak, beri aku alasan bahwa akan ada langit dan awan cerah hari ini, sekalipun hujan, masih ada tempat berteduh untuk kita berdua. 

Tulisan ini terlalu panjang, semoga tentang kita pun begitu. 

Komentar

Postingan Populer