Tolak
Tolak
Ku telan segala rasa takut
Ku nikmati segala takdir
Ku ramu segala pedih, ku rasakan segalanya dengan rasa yang entah aku tak bisa menggambarkannya
Begitu abu
Sunyi, sayup, redup
Berkata jika aku tak bisa melawan takdir
Tapi bolehkah jika terus memohon
Tetesan itu meluncur dengan lembut
Lebam dan sembab seluruh tubuh
Nyanyian sunyi ku dengar lembut
Tuturmu begitu melekat dan terus teringat
Bayangmu tentang masa mulai pudar
Tapi bolehkah jika tetap meminta
Jika bukan, ku mohon tetap
Jika tidak, ku mohon jadikanlah
Segalanya sudah ditumpahkan, tak bersisa
Karena seluruh dan seutuhnya sudah ku jadikan satu dalam doa.
Komentar
Posting Komentar