Tengah Bulan

Ia mengusap-usap rambutnya sendiri, sembari memberi nasihat pada diri sendiri layaknya Ibu, memberi kekuatan layaknya Bapak. 

Ia merenung, merebah, merebak
katanya waktu berjalan begitu cepat
sudah berjalan dua minggu diawal tahun
padahal rasanya baru kemarin mendengar kembang api menari indah di langit bersama bintang-bintang 

Segalanya dirasa hingga tak terasa
waktunya terus berjalan
semakin dekat
semakin sedikit 
menakutkan, gumamnya
rasanya baru kemarin, ternyata sudah menuju akhir

Rasanya tak menentu, dikepala menyusun kata untuk menjawab pertanyaan yang sebenarnya malas untuk dijawab, tapi selayaknya manusia menjawab dengan bijak atau selengek-an pun bisa menjadi pilihan

Huru-hara datang pada rumah singgah yang ternyata terlalu nyaman, hingga pulang pada rumah yang sungguh pun terasa enggan. mengejar dan dikejar, menuntut dan dituntut, tau aturan dan tak mau diatur segalanya memang menjadi pilihan yang membingungkan.

Komentar

Postingan Populer