dongeng

kira-kira jika aku masih saja menceritakan tentangmu orang-orang bosan tidak ya? 
kira-kira orang akan berpikiran bahwa aku masih disini, disebuah ruang yang sama. masih dalam ruang tunggu yang kurasa sudah cukup sepi dan menyeramkan. 

orang-orang akan tetap dengan anggapan yang sama tidak ya. kalau dipikir-pikir lagi, disini aku yang paling bersalah ya? 

aku yang terlalu memaksa dalam hubungan yang nyatanya berakhir juga, sudah lama memang. tapi yang namanya pernah ada akan tetap ada bukan? berganti pun pasti akan tetap tersimpan

iya memang, waktu akan terus berjalan. namun untuk rasa sepertinya masih sama,
kutulis sebuah kata di meja kerjaku

'kamu abadi walau sudah pergi'

sepertinya kata yang tidak terlalu panjang itu sudah melekat menjadi doa, ya salahku juga terlalu sering menuliskan namamu dan tentangmu di buku harianku. sudah cukup banyak, tentang aku menantimu, mencoba melupakanmu, mengingat lagi, dan semua kurangkai sedemikian rupa agar menjadi karya abadi

aku juga ingat sekali dengan kata teman-temanku yang tau tentang hubungan kita waktu lalu

"aku kira kalian bakalan berjodoh, kalian sama-sama baik."

dalam hati meringis dan teriris, namun gelak tawaku tak henti-henti menertawakan anggapan bodoh itu, tertawa seolah takdir senang sekali membuat manusia ini tercabik-cabik kenangannya sendiri 

jadi kujawab;
"dia baik, tapi bukan yang terbaik"

dia langsung terdiam, pun aku. 

Komentar

Postingan Populer